Jakarta, CNN Indonesia — Anggota parlemen Malaysia yang mempertanyakan penurunan kasus Covid-19 di Indonesia yang turun dalam beberapa pekan terakhir.

Merespons itu, Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengklaim penurunan kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia dapat terjadi lantaran pemerintah dan warga bersinergi dalam mematuhi aturan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Levelling.

“Itu terjadi terutama kebijakan PPKM, tapi yang penting adalah dukungan dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk juga para ahli seperti epidemiolog, klinisi, organisasi profesi, dan organisasi masyarakat,” kata Nadia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (5/9).

Malaysia Tanya Kasus Indonesia
Pemimpin Partai Aksi Demokratik (DAP) Malaysia Lim Kit Siang sebelumnya menyentil Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin yang dinilai belum mampu menurunkan kasus Covid-19 dengan hanya bermodalkan program vaksinasi.

Lim lantas membandingkan kasus Covid-19 di Indonesia yang dinilai turun secara drastis dengan penambahan di bawah 10 ribu kasus, setelah sempat mencapai puncak kasus tinggi hingga 56 ribu lebih kasus dalam sehari.

“Bisakah Menteri Kesehatan yang baru, Khairy Jamaluddin, menjelaskan mengapa selama 16 hari berturut-turut, Indonesia telah mengurangi kasus baru Covid-19 hariannya menjadi lebih sedikit dari kasus Malaysia, bahkan kurang dari setengah seperti kemarin 8.955 kasus menjadi 20.988 kasus Malaysia?” kata Lim, dilansir dari Malaymail, Minggu (5/9).



Source : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210905183807-20-690010/malaysia-heran-covid-19-ri-turun-drastis-kemenkes-buka-suara